Lenterawarta.id, Makassar – Paraikatte Komunitas Makassar kembali menggelar kegiatan edukatif bagi masyarakat melalui Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengelolaan Bank Sampah. Kegiatan ini mengusung tema “Pengelolaan Bank Sampah sebagai Pilar Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kota Makassar yang Bersih, Sehat, dan Mulia” dan berlangsung di Sekretariat Paraikatte, Jalan Dangko No. B11, pada Minggu, 14 Desember 2025.
BIMTEK ini difokuskan untuk memberikan pemahaman kepada warga tentang cara mengelola sampah rumah tangga secara sederhana namun bernilai. Para peserta diajak untuk mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah masing-masing agar tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga memberi keuntungan ekonomi.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang. Dari Kesbangpol Kota Makassar, hadir Chaidir, S.STP., M.Si. Selain itu, turut menjadi pemateri Direktur BSU Asoka V sekaligus Penyuluh Bank Sampah Kecamatan Tamalate dari DLH Kota Makassar, Faisal Baso.
Lurah Parang Tambung, Zulkifli Ghozali, S.STP., S.Kom., juga turut hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menyampaikan secara tidak langsung bahwa pengelolaan sampah berbasis masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan di tingkat kelurahan.
Dalam sambutannya, Chaidir menyampaikan bahwa program bank sampah sejalan dengan arah kebijakan Wali Kota Makassar dalam menekan jumlah sampah di kota. “Kalau masyarakat mau mengelola sampahnya sendiri, dampaknya bukan cuma lingkungan bersih, tapi juga ada nilai tambah bagi warga,” ungkapnya.
Sementara itu, Faisal Baso menjelaskan bahwa bank sampah tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi. Ia menyebutkan bahwa sampah yang dikelola dengan baik bisa ditukar menjadi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, menurutnya, sampah bisa ditukar menjadi uang, bahan pokok seperti beras, dan dalam skema tertentu dapat ditukar menjadi emas.
Melalui kegiatan ini, Paraikatte Komunitas Makassar berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat. Selain mendukung program pemerintah kota, BIMTEK ini juga diharapkan mampu mendorong warga untuk lebih mandiri dan kreatif dalam mengelola sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
