Lenterawarta.id, Makassar — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar kembali membuka ruang edukasi bagi anak usia dini melalui kegiatan Outing Class yang diikuti tiga sekolah, yakni TK Aisyiyah di Jl. Cendrawasih, TK Elim Tello Baru di Jl. Urip Sumoharjo, dan TK Frather di Jl. Thamrin. Total sebanyak 152 siswa hadir dan mengikuti kegiatan pembelajaran di markas Damkarmat. Rabu, 26 November 2025.
Kedatangan para siswa disambut hangat oleh petugas yang sejak awal telah menyiapkan rangkaian edukasi keselamatan yang menarik dan mudah dipahami. Di sesi awal, anak-anak diperkenalkan pada profesi pemadam kebakaran, mulai dari tugas utama, risiko pekerjaan, hingga peran besar mereka dalam menjaga keamanan masyarakat dari bahaya kebakaran.
Antusiasme terlihat dari cara para siswa menyimak penjelasan dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh petugas. Demi memberikan pemahaman yang lebih kuat, petugas juga mengajarkan pentingnya mengenali potensi kebakaran di lingkungan rumah serta langkah yang harus dilakukan jika terjadi keadaan darurat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tur keliling area operasional Damkarmat. Pada kesempatan ini, para siswa diajak melihat secara langsung armada pemadam kebakaran, perlengkapan penyelamatan, hingga alat pelindung diri yang digunakan petugas saat menjalankan misi. Pengalaman ini menjadi momen edukatif yang memperkaya wawasan anak-anak tentang dunia pemadam kebakaran.
Keseruan semakin bertambah ketika petugas mengajak para siswa mencoba bermain air memakai selang pemadam. Aktivitas ini menjadi bagian favorit seluruh peserta karena memberikan kesempatan bagi mereka untuk merasakan langsung bagaimana air dari selang pemadam disemprotkan. Suasana riang dan tawa anak-anak menutup kegiatan dengan penuh keceriaan.
Damkarmat Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong edukasi kebencanaan bagi kalangan pelajar, khususnya anak usia dini. Melalui kegiatan Outing Class, diharapkan pemahaman tentang keselamatan dan pencegahan kebakaran dapat tertanam sejak awal, sehingga membentuk generasi yang lebih peduli dan siap menghadapi situasi darurat di masa mendatang.
