Lenterawarta.id, Makassar – Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar kembali menunjukkan kesiapsiagaan dan respons cepatnya dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Pada Rabu malam (22/10), petugas Damkarmat berhasil mengevakuasi sarang tawon yang berada di Jl. Sulawesi No. 235, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo.
Sarang tawon tersebut ditemukan menempel di bagian pagar pembatas rumah warga, dan dianggap berpotensi membahayakan lingkungan sekitar karena ukurannya yang cukup besar dan aktivitas tawon yang mulai agresif. Menyadari risiko tersebut, warga setempat segera melapor ke pos penyelamatan Damkarmat Makassar untuk meminta bantuan penanganan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit armada dikerahkan dari Markas Komando Damkarmat Makassar bersama lima personel penyelamat. Tim segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi dengan peralatan dan perlindungan diri yang memadai.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengamatan situasi dan pengamanan area agar warga sekitar tidak mendekat selama proses berlangsung. Operasi evakuasi dimulai pada pukul 18.45 WITA, dengan metode pengasapan dan pemusnahan sarang menggunakan peralatan khusus yang aman dan ramah lingkungan.
Setelah bekerja dengan penuh kehati-hatian, pada pukul 19.20 WITA petugas berhasil mengevakuasi dan memusnahkan sarang tawon secara aman, terkendali, dan tanpa menimbulkan gangguan di lingkungan sekitar. Proses penanganan berlangsung lancar berkat koordinasi cepat antara petugas dan warga yang turut membantu menjaga keamanan di lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Fadli Wellang, mengapresiasi kesigapan tim penyelamat yang selalu tanggap terhadap laporan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Damkarmat Makassar tidak hanya berfokus pada kebakaran, tetapi juga pada berbagai bentuk penyelamatan non-kebakaran yang menyangkut keselamatan warga. “Kami siap siaga 24 jam melayani masyarakat. Setiap laporan yang berpotensi mengancam keselamatan akan segera kami tangani,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Damkarmat Kota Makassar kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri, karena dapat menimbulkan risiko sengatan berbahaya. Warga diminta untuk segera menghubungi layanan Damkarmat jika menemukan keberadaan hewan berbahaya atau situasi yang mengancam keselamatan di lingkungan sekitar.
